Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Memasuki Hari Keenam Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus Sisir Perairan Selatan Anak Krakatau

Minggu, 13 September 2026 | 22:30 WIB Last Updated 2026-09-14T05:10:33Z

 

Tim TNI AL saat melakukan pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda (foto: mediaindonesia.com)

Lampung (Kliiknews.com) - Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga orang lainnya yang hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau. Memasuki hari keenam operasi, pencarian difokuskan di perairan sebelah selatan Gunung Anak Krakatau.


Penyisiran dilakukan setelah tim SAR melakukan evaluasi terhadap hasil pencarian pada hari-hari sebelumnya. Sejumlah temuan selama operasi menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan area pencarian berikutnya.


Pada hari keenam, wilayah yang menjadi fokus utama pencarian berada di Sektor X, yakni kawasan perairan selatan Gunung Anak Krakatau.


Delapan Kapal Dikerahkan Sisir Sektor Pencarian

Tim SAR gabungan mengerahkan delapan kapal untuk melakukan penyisiran secara intensif di Sektor X. Area tersebut memiliki luas sekitar 681 nautical mile persegi.


Secara keseluruhan, wilayah operasi pencarian mencakup lebih dari 6.000 nautical mile persegi yang dibagi ke dalam sejumlah sektor pencarian melalui jalur laut dan udara.


Dalam operasi hari keenam, unsur SAR gabungan mengerahkan sekitar 15 kapal dan satu helikopter dengan dukungan ratusan personel dari berbagai instansi.


Pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus laut, arah angin, gelombang, serta berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kemungkinan pergerakan kapal maupun korban di perairan Selat Sunda.


Lima Jurnalis dan Tiga Orang Masih Dicari

Delapan orang yang masih dalam pencarian sebelumnya berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.


Rombongan tersebut berangkat untuk melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Namun, dalam perjalanan, komunikasi dengan kapal cepat yang mereka gunakan dilaporkan terputus.


Lima dari delapan orang tersebut merupakan jurnalis dari sejumlah media. Sementara tiga orang lainnya terdiri atas nakhoda kapal, anak buah kapal, dan seorang pemandu.


Hilangnya kontak dengan rombongan tersebut kemudian memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan Basarnas bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai unsur lainnya.


Cuaca dan Kondisi Laut Jadi Perhatian Tim SAR

Kondisi cuaca di wilayah Selat Sunda menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan operasi pencarian.


Tim SAR terus memantau perkembangan cuaca, kecepatan angin, tinggi gelombang, serta arah arus laut untuk menentukan pola penyisiran yang paling efektif.


Keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi juga menjadi perhatian, mengingat kawasan pencarian berada di sekitar wilayah Gunung Anak Krakatau yang memiliki aktivitas vulkanik.


Pencarian Jurnalis Hilang Terus Dilanjutkan

Hingga hari keenam operasi, tim SAR gabungan masih terus berupaya menemukan keberadaan delapan orang yang hilang kontak tersebut.


Setiap benda atau temuan di perairan yang berpotensi berkaitan dengan rombongan akan diperiksa dan dievaluasi sebagai petunjuk untuk mempersempit wilayah pencarian.


Operasi SAR terus dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan harapan keberadaan para jurnalis beserta kru kapal dan pemandu dapat segera ditemukan.


Tim gabungan juga terus melakukan evaluasi terhadap perkembangan di lapangan untuk menentukan strategi pencarian pada tahap berikutnya.(katadata)

×
Berita Terbaru Update