Notification

×

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hadapi Musim Paceklik, Pemerintah Siapkan Empat Langkah Jaga Harga Pangan

Jumat, 11 September 2026 | 19:04 WIB Last Updated 2026-09-11T12:04:02Z

 

Ilustrasi aktivitas pasar (foto: katadata)

Jakarta (KliikNews.com) — Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pangan ketika memasuki musim paceklik. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat.


Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah telah menyiapkan empat strategi sebagai respons terhadap meningkatnya keluhan masyarakat terkait harga dan akses terhadap bahan pangan, khususnya beras.


Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah juga memastikan program tersebut tidak hanya berlangsung sampai September 2026.


Tiga kebijakan lainnya mencakup penyaluran 1 juta ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke pasar, penyediaan 150 ribu ton jagung SPHP bagi kebutuhan peternak usaha mikro dan kecil, serta pelelangan sekitar 380 ribu ton beras untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri tepung beras.


Untuk menjaga stabilitas harga hingga akhir tahun, pemerintah juga telah menyetujui tambahan alokasi bantuan pangan berupa 1 juta ton beras untuk periode Oktober hingga Desember 2026.


Dalam penyaluran bantuan di Desa Gogorante, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, sebanyak 400 penerima bantuan pangan memperoleh total 12.000 kilogram beras. Setiap penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan untuk periode Juli-September yang kemudian disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram.


Data Perum Bulog per 10 September 2026 menunjukkan bahwa penyaluran bantuan pangan nasional untuk periode tersebut telah mencapai sekitar 49,86 persen dari total alokasi 1 juta ton beras. Program itu ditujukan kepada sekitar 33,2 juta penerima manfaat.


Pemerintah berharap kombinasi kebijakan tersebut dapat mengurangi tekanan terhadap harga pangan selama musim paceklik. Selain menjaga pasokan, kebijakan ini diharapkan mampu memastikan masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau hingga penghujung 2026. (detik)

×
Berita Terbaru Update