SAMOSIR, (kliiknews.com) – Infrastruktur Pompa Air Tenaga Surya (PATS) di Desa Sibonor Ompu Ratus telah rampung dibangun, namun tantangan sesungguhnya baru dimulai: bagaimana memastikan fasilitas ini terus berfungsi dan memberi manfaat jangka panjang bagi petani. Menjawab hal itu, Pemerintah Kabupaten Samosir bersama Yayasan Bitra Indonesia memulai proses pembentukan dan penguatan kelembagaan pengelola, dalam pertemuan di Aula Kantor Bupati, Senin (13/07/2026).
Proyek yang didukung Program Low Carbon Development Initiative (LCDI) melalui Oxford Policy Management (OPML) Inggris ini kini memasuki tahap kunci: membangun tata kelola masyarakat yang mandiri dan profesional. Asisten II Hotraja Sitanggang mewakili Bupati menegaskan, teknologi canggih tak akan berguna tanpa pengelola yang kuat dan bertanggung jawab. "Kami menargetkan bangun minimal dua unit PATS setiap tahun. Namun yang ada sekarang harus dikelola dengan baik agar menjadi contoh," ujarnya.
Pendampingan selama lima bulan akan membentuk struktur organisasi, menyusun aturan keuangan, teknis, hingga melibatkan perempuan dan pemuda dalam pengambilan keputusan. Yayasan Bitra menekankan kelembagaan ini lahir dari musyawarah masyarakat — bisa berupa kelompok tani, koperasi, maupun BUMDes — bukan ditentukan dari atas. "PATS ini milik kalian. Rasa memiliki adalah fondasi keberlanjutan," tegas Direktur Yayasan Bitra, Rusdiana.
Dengan perpaduan teknologi ramah lingkungan, tata kelola yang transparan, dan semangat gotong royong masyarakat, PATS Sibonor Ompu Ratus diharapkan tak hanya mengairi sawah, tetapi juga menjadi model pembangunan berkelanjutan yang berpusat pada kekuatan masyarakat sendiri.(InS/79)
