Samosir, (kliiknews.com) — Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI dan Kementerian Pertanian memulai pembangunan irigasi perpipaan sepanjang 15 kilometer untuk mengairi 680 hektare sawah, membangun serta merehabilitasi 20 jembatan, dan melakukan konservasi lingkungan lewat penanaman 350 pohon, Sabtu (03/10/2026)
Peletakan batu pertama dilakukan di Desa Sideak, Kecamatan Palipi, dihadiri Danrem 023/Kawal Samudera, Bupati Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk, serta jajaran pimpinan daerah dan masyarakat.
Bupati Vandiko menyebut program ini bukti nyata kolaborasi mengatasi keterbatasan anggaran. Setelah sebelumnya membangun 31 sumur bor, kini dukungan meluas ke irigasi, jembatan, dan pelestarian lingkungan.
Ia memohon dukungan warga agar pembangunan jaringan pipa yang melintasi lahan dapat berjalan lancar, karena manfaatnya akan dirasakan bersama. Ia juga mengundang Kepala Staf Angkatan Darat untuk hadir saat peresmian nanti.
Danrem Iwan Budiarso menegaskan kegiatan ini tindak lanjut arahan Presiden, mempercepat pembangunan lewat sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Ia juga mengumumkan tahap kedua pembangunan 40 sumur bor air bersih akan dilanjutkan, sehingga total mencapai 71 titik. Kepala Desa Sideak menyambut baik program tersebut dan berkomitmen mendukung pelaksanaannya.
Rangkaian pembangunan ini diharapkan memperkuat ketahanan pangan, memperlancar konektivitas antarwilayah, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan kawasan Danau Toba demi kesejahteraan masyarakat. (InS/79)
