![]() |
| Kondisi kabut asap di Kota Medan. (Foto: Antara) |
Jarak pandang mengalami penurunan berkisar antara 1–4 km sebagaimana hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan, kualitas udara di Sumut secara umum berada pada kategori sedang-tidak sehat.
"Berdasarkan pantauan citra satelit, tidak terdapat sebaran titik panas (hotspot) di Sumut pada 13 Oktober 2026," ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, karena kabut asap saat ini tengah menyelimuti 33 kabupaten/kota di Sumut.
"Masyarakat di wilayah yang terdampak kabut atau asap diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar ruangan, masyarakat disarankan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, " kata Hendro.
Lalu, para kepala daerah di Sumut juga diimbau untuk dapat berkoordinasi dengan BPBD, TNI, POLRI setempat, untuk terus mengikuti informasi yang disampaikan oleh Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui media sosial @infobmkgsumut.
Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi Balai Besar MKG Wilayah I Medan melalui call center di 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id.
"Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian dan kesiapsiagaan kita bersama," tutupnya. (Red)
