Samosir (kliiknews.com) — Kerinduan puluhan tahun pomparan Toga Gultom untuk memiliki penanda sejarah leluhur akhirnya menemukan titik terang.
Peletakan pondasi Monumen Toga Gultom di Desa Huta Hotang, Kecamatan Onan Runggu, menandai dimulainya kembali pembangunan yang sempat tertunda.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom yang ikut mematok pondasi menegaskan kesiapan pemerintah daerah mendukung penataan kawasan, termasuk pematangan lahan dan pembangunan akses jalan, Senin (28/09/2026).
Namun dukungan itu tidak tanpa syarat. "Kami siap mensupport, namun serah terima aset harus jelas," tegasnya.
Status lahan yang jelas menjadi kunci agar bantuan pemerintah dapat cair secara tertib dan sesuai ketentuan.
Bagi Ketua Parsadaan Toga Gultom Samosir Padot M. Gultom, monumen ini jauh lebih dari sekadar bangunan fisik.
Ia adalah simbol sejarah, identitas, dan perekat persaudaraan ribuan pomparan yang tersebar di Indonesia hingga mancanegara. "Ini kasih kepada leluhur dan warisan bagi generasi mendatang," ujarnya.
Dengan target selesai Maret 2027 dan peresmian April 2027, panitia mengajak seluruh pomparan berpartisipasi melalui donasi sesuai kemampuan.
Suasana kekeluargaan terasa kental dengan hadirnya tokoh agama, jajaran Pemkab, dan masyarakat. Kini langkah awal telah diambil — kelanjutannya bergantung pada komitmen kolektif dan kejelasan administrasi aset. (InS/79)
