Samosir, (kliiknews.com) — Kabupaten Samosir sukses menjadi tuan rumah Toba Caldera Culture Festival 2026 yang berlangsung empat hari hingga Minggu (27/9). Acara puncak berupa Samosir International Choir Competition diikuti 2.000 peserta dari dalam dan luar negeri, menjadikan Samosir sebagai panggung pertemuan seni sekaligus penggerak ekonomi masyarakat setempat, Rabu (30/09/2026).
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyambut hangat para tamu, menegaskan Samosir bukan hanya indah secara alamiah, melainkan pusat sejarah peradaban Batak. Ia mengajak pengunjung mengunjungi Pusuk Buhit dan berharap festival berlanjut serta mendapat dukungan bagi 63 komunitas seni yang ada di daerahnya. Ia juga meminta peserta turut mempromosikan Samosir dan menyampaikan masukan secara langsung untuk perbaikan bersama.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya memuji keberhasilan acara yang membawa dampak ganda bagi perekonomian, mulai dari UMKM, kuliner hingga transportasi. Ia menegaskan Sumatera Utara menjadi salah satu dari 15 lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif nasional, sekaligus memanfaatkan status UNESCO Global Geopark Danau Toba agar dikenal dunia.
Penutupan dimeriahkan pertunjukan budaya, penyerahan penghargaan, serta pemberian ulos sebagai tanda penghormatan. Berbagai pihak sepakat festival ini mempererat persaudaraan sekaligus mengangkat nama Samosir ke kancah internasional. Ke depan, acara direncanakan melibatkan lebih banyak subsektor kreatif guna memberdayakan generasi muda. (InS/79)
