| Kondisi bangunan sekolah yang rusak di Batang, Jawa Tengah (foto: jateng.disway.id) |
Jakarta (Kliiknews.com) - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen menggratiskan biaya
pendidikan di seluruh jenjang sekolah negeri, mulai dari Sekolah Dasar (SD),
Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga perguruan
tinggi negeri. Janji tersebut disampaikan saat memberi sambutan pada peringatan
HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention
Center (JICC), Jumat (18/9) malam.
Prabowo menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas
(ratas) kabinet guna membahas kebijakan tersebut. "Saya akan segera
mengadakan ratas, pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya
pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis," ujarnya
seperti disiarkan kanal YouTube PAN TV.
Sumber Dana dari Korupsi
Terkait pendanaan, Prabowo menjelaskan bahwa program
pendidikan gratis akan dibiayai menggunakan uang negara yang berhasil diperoleh
kembali dari hasil praktik korupsi, pencurian, maupun perampasan. "Nanti
akan ada yang bertanya 'dari mana uangnya?' Uangnya dari yang dikorupsi, yang
dicolong, yang dicuri," kata Prabowo.
Instruksi ke Kapolri
Dalam forum yang sama, Presiden juga menyinggung penanganan
kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengaku telah menerima laporan
mengenai dugaan keterlibatan 95 korporasi dalam kasus tersebut dan meminta
Kapolri menindaklanjutinya tanpa ragu.
"Saya sudah kasih petunjuk Kapolri usut terus, jangan
ragu-ragu. Begitu bukti sudah kuat, lapor ke saya, saya akan mencabut semua
izin-izin mereka itu," tegas Prabowo. Ia menegaskan pemerintah akan
mencabut izin perusahaan jika aparat penegak hukum telah memiliki bukti kuat.
Komitmen Pasal 33 UUD 1945
Menteri Pertahanan 2019–2024 itu juga menegaskan komitmennya
terhadap pengelolaan sumber daya alam sesuai Pasal 33 UUD 1945. Menurutnya,
negara berwenang menguasai bumi, air, dan kekayaan alam untuk sebesar-besarnya
kepentingan rakyat.
"Sekian puluh tahun laporan palsu, dia kira mereka bisa lebih hebat dari pemerintah NKRI. Ayo adu kekuatan, saya yakin rakyat di belakang saya," pungkas Prabowo.