Samosir, (kliiknews.com) — Penyesuaian Anggaran Daerah 2026 dan penguatan penyertaan modal di Bank Sumut bukan sekadar urusan keuangan, melainkan langkah nyata demi kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Samosir. Hal ini tercermin dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Senin (21/9/2026).
Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menjelaskan, perubahan APBD disesuaikan agar program pembangunan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara itu, penyertaan modal yang kini telah mencapai Rp40,2 miliar dan ditargetkan tumbuh hingga Rp49,7 miliar pada 2030, akan memperkuat peran Bank Sumut di daerah.
Manfaatnya nyata: semakin besar permodalan, semakin luas akses kredit usaha bagi warga, semakin lancar transaksi keuangan, serta semakin tinggi pendapatan daerah yang bisa dikembalikan untuk pembangunan. Dividen yang telah diterima sebesar Rp9,9 miliar menjadi bukti nyata investasi ini menguntungkan masyarakat.
Dengan dana yang dikelola lebih akurat dan institusi keuangan daerah makin kokoh, layanan publik, peluang usaha, dan pertumbuhan ekonomi warga Samosir dipastikan semakin terjamin. Pembahasan akan berlanjut demi kesepakatan yang menguntungkan seluruh lapisan masyarakat. (InS/79)
